ZI WBBM

BIMBINGAN TEKNIS SUPERVISI MUTU PENDIDIKAN

I Made Murta Astawa | 28 September 2021
BIMBINGAN TEKNIS SUPERVISI MUTU PENDIDIKAN

Selama 3 (tiga) hari mulai tanggal 27-29 September 2021, Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Nusa Tenggara Barat (LPMP Provinsi NTB) melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Supervisi Mutu Pendidikan. Bimtek Supervisi Mutu Pendidikan diikuti oleh 112 (seratus tiga belas) orang dari Pengawas Sekolah baik Jenjang Dikdas maupun Jenjang Dikmen serta dari LPMP Provinsi NTB. Bimtek Supervisi Mutu Pendidikan pembukaan di Aula Wijaya Kusuma LPMP Provinsi NTB. Sebelum kegiatan berlangsung semua Peserta, Panitia, dan Narasumber dilakukan Swab Antigen untuk mengecek kesehatannya

Kepala LPMP Provinsi NTB Mohamad Mustari, Ph.D. dalam pengarahannya menyampaikan, “Program Sekolah Penggerak (PSP) adalah program untuk meningkatkan kualitas belajar siswa terdiri dari 5 jenis intervensi untuk mengakselerasi sekolah bergerak 1-2 tahap lebih maju dalam kurun waktu 3 tahun ajaran. Sekolah Penggerak adalah sekolah yang berfokus pada pengembangan hasil siswa secara holistik dengan mewujudkan Profil Pelajar Pancasila yang mencakup kompetensi kognitif (literasi dan numerasi) dan kompetensi non kognitif (karakter) yang diawali dengan SDM unggul (Kepala Sekolah dan Guru). Kepala Sekolah dan Guru dari Sekolah Penggerak melakukan pengimbasan kepada satuan pendidikan lainnya ”

Lebih lanjut Mustari menambahkan, “Program Sekolah Penggerak (PSP) merupakan program kolaboratif antara Kemendikbudristek dengan Pemerintah Daerah (Pemda). Terdiri dari 5 jenis intervensi yang terdiri dari pendampingan konsultatif dan asimetris kepada Pemda, pelatihan dan pendampingan kepada Kepala Sekolah dan Guru, pembelajaran dengan paradigma baru, perencanaan berbasis data, dan digitalisasi sekolah. Program Guru Penggerak adalah program peningkatan kompetensi dibidang kepemimpinan bagi guru-guru yang terpilih melalui proses seleksi.  ”.

Drs. I Made Murta Astawa, M.Pd. (Widyaprada) selaku Penanggung Jawab Kegiatan menjelaskan, “ Bimtek Supervisi yang dilaksanakan bertujuan agar Para Peserta mempunyai Pengetahuan dan keterampilan dalam Program Sekolah Penggerak (PSP) serta memberikan motivasi kepada Kepala Sekolah agar bersedia dan mau mendaftar dalam Program Sekolah Penggerak. Tahap pertama ada 2 Kabupaten/kota Pelaksana Program Sekolah Penggerak (PSP) yaitu Kota Bima dan Kabupaten Lombok Timur. Sedangkan untuk tahap kedua ada 3 kabupaten yaitu Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Lombok Barat, dan Kabupaten Sumbawa. Kabupaten/kota yang terpilih adalah berdasarkan kesanggupan dan komitmen Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mendukung Program Sekolah Penggerak dalam anggaran dan kebijakan”.

“Setelah mengikuti Bimtek Supervisi Mutu Pendidikan, Para Peserta (Pengawas Sekolah dan LPMP Provinsi NTB) akan melaksanakan Pendampingan kepada Kepala Sekolah binaannya untuk mendaftar pada Program Sekolah Penggerak (PSP). Pendampingan akan dilakukan selama 3 (tiga) hari mulai tanggal 30 September-2 Oktober 2021. Pendampingan pada hari pertama adalah Penjelasan dan pemberian motivasi untuk daftar PSP, Pengenalan mekanisme mendaftar PSP, dan Pengisian CV. Pada pendampingan hari kedua Lanjutan pengisian CV dan Pengisian Essay. Hari ketiga pendampingan yang dilakukan adalah Lanjutan dan Submit”.

Salah seorang Narasumber Musmuliadi, S.Si.M.Pd mejelaskan, “ Keuntungan Kepala Sekolah belajar bersama Sekolah Penggerak adalah : Kepala Sekolah dapat menguasai keterampilan kepemimpinan pembelajaran, Kepala Sekolah dan Guru dapat mempergunakan platform pembelajaran untuk peningkatan mutu kompetensi diri, Kepala Sekolah dapat mengelola sekolah lebih efesien dan efektif dengan menggunakan platform teknologi, dan Kepala Sekolah memperoleh peluang melanjutkan periode berikutnya tampa adanya uji kompetensi”.

Si Intan v2 (Sistem Informasi Instan) BPMP Provinsi NTB
Bot
SI INTAN v2 - BPMP NTB
Sistem Informasi Instan
Offline
Admin sedang offline, gunakan menu pengaduan.
INTAN sedang mengetik...
Admin sedang mengetik...