ZI WBBM

AKSELERASI PROGRAM SEKOLAH PENGGERAK

I Made Murta Astawa | 01 October 2021
AKSELERASI PROGRAM SEKOLAH PENGGERAK

Dalam rangka akselerasi Program Sekolah Penggerak (PSP), Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi NTB (LPMP Provinsi NTB) bersama dengan Pengawas Sekolah baik Jenjang Dikdas maupun Dikmen melaksanakan kegiatan Supervisi Mutu Pendidikan. Supervisi dan pendampingan yang dilaksanakan terkait erat dengan percepatan pendaftaran Program Sekolah Penggerak (PSP). Kegiatan dilaksanakan selama 3 (tiga) hari mulai tanggal 30 September-2 Oktober 2021 di 5 (lima) kabupaten/kota yaitu Kota Bima, Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Utara, dan Kabupaten Sumbawa. Kelima kabupaten/kota yang terpilih ini berdasarkan kesanggupan dan komitmen Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mendukung Program Sekolah Penggerak dalam anggaran dan kebijakan.

Akselerasi Program Sekolah Penggerak (PSP) untuk Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) melalui Supervisi dan pendampingan di Kabupaten Lombok Barat dilaksanakan di Ruang Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Barat. Saat Sosialisasi dan pendampingan PSP Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan H. Nasrun, S.Pd.,MM dalam arahannya memberikan motivasi, apresiasi dan atensi kepala Kepala Sekolah yang telah berkenan bersama-sama akan mengawal PSP ini. Disamping itu beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang telah meluncurkan kebijakan Merdeka Belajar salah satunya dengan Program Sekolah Penggerak (PSP).

Nasrun menambahkan, “ Sesuai dengan Program pemerintah dibidang pendidikan yang telah diluncurkan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi terkait dengan  Program Sekolah Penggerak (PSP), kami atas nama Keluarga Besar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Barat berkomitmen untuk membantu pemerintah dibidang pendidikan mensukseskan PSP. Saya menghimbau kepada seluruh Kepala Sekolah yang ada di Kabupaten Lombok Barat agar segera untuk mendaftar sebanyak-banyaknya sehingga Kabupaten Lombok Barat bila perlu menjadi contoh untuk percepatan peningkatan mutu kualitas pendidikan di Kabupten Lombok Barat. Kami mendukung penuh Program Sekolah Penggerak (PSP) yang telah diluncurkan oleh Pemerintah Pusat”.

“Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Bupati Kabupaten Lombok Barat telah berkomitmen dalam mendukung Program Sekolah Penggerak (PSP). Bentuk dukungan yang diberikan adalah akan mengeluarkan kebijakan dan penyediaan anggaran untuk pelaksanaan PSP ini”, pungkas Nasrun.

Baiq Sumarni, S.Pd mengatakan, “Saya selaku pengawas SMP di Kabupaten Lombok Barat antusias dalam melaksanakan tugas sebagai pendamping, karena ini merupakan tugas baru maka saya harus banyak belajar dari teman-teman sejawat yang dapat membantu mengatasi segala permasalahan yang terjadi dalam pendampingan. Harapan saya  semua Peserta Seleksi Calon Program Sekolah Penggerak (PSP) di Kabupaten Lombok Barat dapat diterima/lulus. Saya selaku Pengawas Sekolah tetap mendampingi dalam menyusun program, melaksanakan program, menyususn laporan pelaksanaan program, menganalisis hasil laporan pelaksanaan program dan menyusun rencana tidak lanjut”.

Salah seorang Kepala SMP peserta Rofikah, S.Pd. mengungkapkan, “Program Sekolah Penggerak (PSP) yang merupakan program unggulan dari Kemendikbudristek sangat luar biasa. Karena dengan program ini kita diajak untuk bekerja sesuai dengan kebutuhan baik bagi Kepala Sekolah maupun Guru. Program ini luar biasa manfaatnya untuk kemajuan pendidikan di Indonesia. Program Sekolah Penggerak (PSP) is the best”.  

“Rekrutmen Calon Kepala Sekolah Program Sekolah Penggerak (PSP) dengan Pengajar Praktek (PP) Guru Penggerak tidak jauh berbeda. LMS PSP dan PP itu hampir sama, sehingga bisa kita berbagi dengan Kepala Sekolah yang akan ikut rekrutmen PSP. Apa telah diisi dalam LMS terutama pada CV dan Essai tolong disimpan/save atau di frint out, karena pada seleksi tahap kedua baik simulasi dan  wawancara yang ditanyakan tidak jauh berbeda dengan apa yang telah diisi di CV atau Essai. Semoga sukses menjadi Kepala Sekolah Penggerak”, ungkap Nahar, S.Pd Kepala SMPN 1 Sekotong yang juga sebagai Pengajar Praktek.

 

Koordinator fungsi Pemetaan Mutu dan Supervisi (PMS) Drs. I Made Murta Astawa, M.Pd. menjelaskan, “Supervisi dan pendampingan yang dilaksanakan ini bertujuan untuk percepatan pendaftaran/seleksi oleh Kepala Sekolah dalam Program Sekolah Penggerak (PSP). Diharapkan selama tiga hari Kepala Sekolah yang mendaftar pada PSP ini sebanyak 700 (tujuh ratus) orang. Dalam kurun waktu tiga hari Pengawas Sekolah bersama dengan Pegawai LPMP Provinsi NTB yang berjumlah 103 (seratus tiga) orang akan memberikan motivasi dan pendampingan kepada Kepala Sekolah dalam seleksi PSP. Selama kegiatan Supervisi dan pendampingan ada beberapa agenda yang dilaksanakan antara lain Sosialisasi PSP, Pendampingan PSP, Pendampingan Pengisian Curiculum Vitae (CV), Pendampingan Pengisian Essai, dan Memastikan Kepala Sekolah untuk submit. Pengawas Sekolah mendampingi Kepala Sekolah binaannya mulai dari pendaftaran sampai dengan submit”.

“Sebelum mendaftar Program Sekolah Penggerak (PSP), Kepala Sekolah harus mendapatkan Surat Pernyataan dukungan dari Atasan langsungnya (Kadis Dikbud) untuk sekolah negeri dan Ketua Yayasan untuk sekolah swasta. Progres data pendaftaran Program SekolahPenggerak (PSP) pertanggal 30 September 2021 sebanyak 887 (delapan ratus delapan puluh tujuh) orang dengan perincian Kabupaten Lombok Timur 355 (tiga ratus lima puluh lima) orang, Kabupaten Lombok Barat 229 (dua ratus dua puluh sembilan) orang, Kabupaten Lombok Utara 49 (empat puluh sembilan) orang, Kabupaten Sumbawa 196 (seratus Sembilan puluh enam) orang, dan Kota Bima 58 (lima puluh delapan) orang”.

“Kami berharap semoga dengan Motivasi, Supervisi, dan pendampingan yang dilakukan oleh Pengawas Sekolah dan LPMP Provinsi NTB akselarasi Program Sekolah Penggerak (PSP) bisa tercapai dengan salah satu indikatornya adalah jumlah Kepala Sekolah yang mendaftar pada Program Sekolah Penggerak (PSP) meningkat secara signifikan sesuai dengan kuota”, harap Made.

Si Intan v2 (Sistem Informasi Instan) BPMP Provinsi NTB
Bot
SI INTAN v2 - BPMP NTB
Sistem Informasi Instan
Offline
Admin sedang offline, gunakan menu pengaduan.
INTAN sedang mengetik...
Admin sedang mengetik...