Dalam rangka mempercepat pelaksanaan transformasi pendidikan di satuan pendidikan, BPMP Provinsi NTB menyelenggarakan kegiatan Koordinasi PMO dengan Pemda. Kegiatan ini diikuti oleh 88 orang peserta yang terdiri dari Tim PMO Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dan Internal BPMP Provinsi NTB.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala BPMP Provinsi NTB, Katman, S.Pd., M.A. Dalam arahannya Katman menyampaikan urgensi dari Project Management Office (PMO) di daerah yakni sebagai penggerak berjalannya Program-Program Prioritas Kementerian di Daerah. Katman menambahkan PMO bisa menggali permasalahan-permasalahan yang terjadi tentang program prioritas didaerah dan melakukan intervensi-intervensi tersendiri sehingga program Merdeka Belajar dapat mudah dipantau perkembangannya.

Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 26-28 Agustus ini bertujuan untuk memberikan penguatan peran dan fungsi PMO daerah, perencanaan kegiatan PMO daerah, serta berbagi praktik baik pelaksanaan PMO daerah. Selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk memastikan bahwa semua pihak, baik PMO maupun Pemda memiliki pemahaman yang seragam tentang Kebijakan Merdeka Belajar.


Pada saat pelaksanaan kegiatan, peserta dibagi kedalam kelompok sesuai dengan kabupaten/kotanya masing-masing dan didampingi oleh masing-masing wali wilayah dari BPMP Provinsi NTB untuk berdiskusi mengenai program prioritas apa saja yang paling berhasil dieksekusi didaerah. Program-program yang paling berhasil tadi lalu dipaparkan sehingga terjadi berbagi praktik baik dari masing-masing Kabupaten/Kota. Setelah itu masing-masing kelompok juga berdiskusi untuk menentukan program yang belum berhasil secara sukses dilakukan, dan memaparkan rencana tindak lanjut yang akan dilakukan di daerah untuk meningkatkan keberhasilan dari program-program prioritas itu.


Dengan memfokuskan pada tujuan dari kegiatan, diharapkan dapat memperkuat sinergi antara semua pihak terkait dan mempercepat pelaksanaan transformasi pendidikan sesuai dengan prinsip-prinsip Kebijakan Merdeka Belajar.
